• Home
  • About
  • redaksi
  • Contact
Senin, September 14, 2026
  • Login
www.halolombok.com
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
www.halolombok.com
No Result
View All Result
Home Daerah Mataram

L Hardian: KIP Tengah Dibahas, Komisi X DPR RI Usulkan Penerima Diperluas Hingga Desil Lima

sergapye@gmail.com by sergapye@gmail.com
Juli 30, 2026
in Mataram
0
L Hardian: KIP Tengah Dibahas, Komisi X DPR RI Usulkan Penerima Diperluas Hingga Desil Lima
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram –Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat pusat.

Pembahasan tersebut mencakup penyusunan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) sebagai dasar penyaluran bantuan pendidikan kepada mahasiswa maupun para pelajar yang berhak sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.

“Kita belum, karena kita masih bahas Juklak, Juknis di Jakarta,” kata Miq Ari sapaanya politisi senior PKB asal Lombok ini saat memberikan keterangan ke kepada awak media di Hotel Lombok Raya Mataram, Rabu (29/7/2026).

Menurut Miq Ari, salah satu poin yang sedang dibahas adalah arahan Presiden Prabowo Subianto agar penerima KIP diprioritaskan berasal dari masyarakat yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan ketentuan ini, masyarakat yang berada di luar kelompok tersebut akan sulit memperoleh bantuan KIP.

“Sekarang Presiden minta penerima KIP ini masuk dalam Desil 1 sampai Desil 4, di luar desil itu akan sulit menerima KIP,”ucapnya.

Meski demikian, sambung, Miq Ari yang juga Ketua DPW PKB NTB ini menilai jumlah masyarakat yang masuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4 masih terbatas. Oleh sebab itu, pihaknya mengusulkan agar cakupan penerima diperluas hingga Desil 5 agar lebih banyak masyarakat yang layak dapat mengakses bantuan pendidikan.

“Disisi lain kami berpendapat jumlah penerima di Desil 1 sampai 4 ini sedikit. Gimana kalau dinaikkan ke Desil 5, dan ini juga masih dalam tahap perbincangan,”sambungnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memahami posisi desil dalam data sosial ekonomi, Ia meminta media ikut mengedukasi masyarakat untuk memastikan kategori desil masing-masing.

“Coba kawan-kawan media cek di desil berapa. Jangan sampai nanti di Desil 10, karena Desil 10 itu kaya raya posisinya,” katanya.

Dikatakannya juga proses validasi data masih terus dilakukan karena ditemukan sejumlah ketidaksesuaian. Bahkan, terdapat anggota DPR RI Komisi X yang setelah dilakukan pengecekan justru tercatat berada di Desil 2, sesuatu yang dinilai tidak masuk akal.

“Ada juga anggota DPR RI Komisi X ternyata setelah dicek masuk Desil 2, kan tidak mungkin itu,” terangnya.

Oleh karena itu, Komisi X DPR RI bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus melakukan evaluasi terhadap akurasi data. Jika ditemukan kesalahan dalam penetapan kategori desil, masyarakat nantinya dapat mengajukan banding desil agar statusnya disesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya.

“Jadi ini yang kita cek lagi bersama BPS juga, Ketika ada salah desil maka bisa dilakukan banding desil,” tandasnya m

Previous Post

Gubernur dan Ketum Kadin Sepakat Perkuat Kolaborasi Investasi, Anindya Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi NTB 13,24

Next Post

A. Rachman Chavez Tegaskan KPID Awasi Konten Siaran, Bukan Perizinan

Related Posts

Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan, Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati
Mataram

Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan, Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati

September 14, 2026
Gubernur: MotoGP Mandalika 2026: NTB Siap Lebih Baik, Lebih Berdampak
Mataram

Gubernur: MotoGP Mandalika 2026: NTB Siap Lebih Baik, Lebih Berdampak

September 14, 2026
Cetak Sejarah! PWI NTB Gelar UKW Mandiri Terbesar Sepanjang Sejarah PWI
Mataram

Cetak Sejarah! PWI NTB Gelar UKW Mandiri Terbesar Sepanjang Sejarah PWI

September 12, 2026
Dibidik KPK Pejabat NTB  Mulai  Gusar, Siapa Menyusul Bupati Lombok Barat ke Gedung Bundar
Mataram

Dibidik KPK Pejabat NTB Mulai Gusar, Siapa Menyusul Bupati Lombok Barat ke Gedung Bundar

September 11, 2026
Penguatan Organisasi, PWI NTB Gelar OKK dan Uji Kompetensi 54 Jurnalis
Mataram

Penguatan Organisasi, PWI NTB Gelar OKK dan Uji Kompetensi 54 Jurnalis

September 10, 2026
Gubernur Perintahkan APBD-P 202
Mataram

Gubernur Perintahkan APBD-P 202

September 8, 2026
Next Post
A. Rachman Chavez Tegaskan KPID Awasi Konten Siaran, Bukan Perizinan

A. Rachman Chavez Tegaskan KPID Awasi Konten Siaran, Bukan Perizinan

Discussion about this post

Browse by Category

  • Apps
  • Bima
  • Business
  • Daerah
  • Dompu
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Lombok Barat
  • Lombok Tengah
  • Lombok Timur
  • Lombok Utara
  • Mataram
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Sumbawa
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • About
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.halolombok.com - copyright

No Result
View All Result

© 2024 www.halolombok.com - copyright

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In