• Home
  • About
  • redaksi
  • Contact
Selasa, April 14, 2026
  • Login
www.halolombok.com
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
www.halolombok.com
No Result
View All Result
Home Daerah Mataram

Hadirkan Sekolah Rakyat di NTB, Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan

sergapye@gmail.com by sergapye@gmail.com
April 14, 2026
in Mataram
0
Hadirkan Sekolah Rakyat di NTB, Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram – Maraknya kekerasan terhadap anak akhir-akhir ini, membuat pemerintah mencari solusi yang tepat, berupaya mencegah dan menekan terjadinya seperti perundungan, kekerasan fisik hingga seksual.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai menjadi ruang yang aman bagi aktivitas pendidikan anak. Hadir dengan konsep yang tidak hanya berfokus pada akses pendidikan bagi masyarakat miskin, tetapi juga menekankan lingkungan belajar yang ramah anak.

Pemerintah provinsi NTB melalui Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Ahmad Masyhuri, menegaskan, bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk perlindungan negara terhadap anak-anak dari kelompok paling rentan, khususnya mereka yang berada pada desil terbawah tingkat kesejahteraan.

“Sesungguhnya pembentukan sekolah rakyat ini adalah untuk melindungi anak-anak kita yang berada di garis terbawah kesejahteraan. Yang paling diutamakan itu desil 1 dan 2. Artinya mereka yang benar-benar tidak mampu,” ujarnya saat ditemui, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya menampung anak dari keluarga miskin, tetapi juga anak-anak dengan latar belakang sosial kompleks, seperti korban penelantaran hingga trauma akibat peristiwa tertentu.

Ia mencontohkan, seorang siswa di kawasan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat yang mengalami trauma berat setelah menyaksikan orang tuanya meninggal saat gempa.

“Anak-anak seperti ini kita berikan tempat yang aman. Di sekolah rakyat ada psikolog yang mendampingi, jadi tidak hanya pendidikan formal, tapi juga pemulihan mental,” katanya.

Konsep boarding school atau sekolah berasrama menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Dengan sistem ini, pengawasan terhadap anak lebih optimal dan potensi pengaruh negatif dari luar dapat diminimalkan.

“Sekolah rakyat ini sangat aman. Karena berasrama, anak-anak terlindungi dari pengaruh luar, dan pengawasannya juga ketat,” jelas Masyhuri.

Ia juga menegaskan, bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kasus kekerasan di lingkungan Sekolah Rakyat di NTB. Justru, menurutnya, dinamika yang terjadi lebih banyak terkait kedekatan emosional keluarga yang kesulitan berpisah dengan anak.

“Yang ada justru karena kasih sayang orang tua yang berlebihan, ingin mengambil kembali anaknya. Tapi kita beri pemahaman agar anak bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Dari sisi fasilitas, Sekolah Rakyat dirancang dengan standar tinggi. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, mulai dari biaya pendidikan, makan, tempat tinggal, hingga perlengkapan belajar berbasis teknologi.

“Anak-anak sudah menggunakan komputer, belajar dengan media digital, bahkan papan tulisnya sudah elektronik. Fasilitasnya sangat baik,” ucapnya.

Saat ini, NTB telah memiliki lima Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar dari jenjang SD hingga SMA, antara lain di Gunung Sari -Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa. Sementara itu, satu sekolah permanen tengah dibangun di Kabupaten Lombok Utara dengan konsep terintegrasi dari SD hingga SMA.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memastikan kualitas tenaga pendidik. Proses rekrutmen dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, namun tetap melibatkan tenaga lokal yang memiliki kompetensi.

“Guru dan tenaga pendidiknya banyak dari lokal, termasuk ASN dan tenaga P3K berlatar belakang pendidikan. Mereka juga mendapatkan pelatihan dari pusat,” tukasnya.

Untuk memastikan program tepat sasaran, seleksi siswa dilakukan secara ketat melalui validasi data oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, hingga pemerintah pusat. Sasaran utama tetap anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi NTB juga tengah menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah potensi kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk pembentukan satuan tugas (Satgas) pengaduan.

“Kita akan bentuk satgas, siapkan nomor pengaduan agar masyarakat mudah melapor jika ada kasus. Ini bagian dari komitmen kita menjadikan sekolah benar-benar aman bagi anak,” pungkasnya.*

Previous Post

PWI NTB Gelar Halal Bihalal dan Talkshow HPN 2026

Next Post

Dinda: Menata Ulang Arah Pembangunan, NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan

Related Posts

Dinda: Menata Ulang Arah Pembangunan,  NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan
Mataram

Dinda: Menata Ulang Arah Pembangunan, NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan

April 14, 2026
PWI NTB Gelar Halal Bihalal dan Talkshow HPN 2026
Mataram

PWI NTB Gelar Halal Bihalal dan Talkshow HPN 2026

April 14, 2026
Gubernur NTB Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Hingga Pengentasan Kemiskinan di Tim PKDN Sespimti Polri
Mataram

Gubernur NTB Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Hingga Pengentasan Kemiskinan di Tim PKDN Sespimti Polri

April 14, 2026
Buka Latsar CPNS Lingkup Pemprov NTB, Wagub: Tetap Rendah Hati, Jangan Lupa Perjuangan
Mataram

Buka Latsar CPNS Lingkup Pemprov NTB, Wagub: Tetap Rendah Hati, Jangan Lupa Perjuangan

April 14, 2026
Pemprov NTB Dorong Percepatan Ranperda Perlindungan Masyarakat dari Judol dan Pinjaman Ilegal
Mataram

Pemprov NTB Dorong Percepatan Ranperda Perlindungan Masyarakat dari Judol dan Pinjaman Ilegal

April 14, 2026
Gebyar Senam Ruarasa Lombok Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Olahraga Murah’ Meriah
Mataram

Gebyar Senam Ruarasa Lombok Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Olahraga Murah’ Meriah

April 13, 2026
Next Post
Dinda: Menata Ulang Arah Pembangunan,  NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan

Dinda: Menata Ulang Arah Pembangunan, NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan

Discussion about this post

Browse by Category

  • Apps
  • Bima
  • Business
  • Daerah
  • Dompu
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Lombok Barat
  • Lombok Tengah
  • Lombok Timur
  • Lombok Utara
  • Mataram
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Sumbawa
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • About
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.halolombok.com - copyright

No Result
View All Result

© 2024 www.halolombok.com - copyright

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In