Mataram halolombok– Energi baru untuk Partai Mercy, Kader muda Partai Demokrat, Dr Gema Ahmad Muzakir memiliki peluang besar untuk memimpin Partai Demokrat NTB. Kader potensial ini terus membangun komunikasi dan konsolidasi bersama kader Partai Demokrat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun energi baru sekaligus memperkuat soliditas internal partai hingga tingkat akar rumput.
Putra terbaik Bumi Patuh Karya itu diketahui aktif melakukan silaturahmi politik dengan kader Demokrat, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Konsolidasi tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan antar kader serta memperkuat kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan.
“Alhamdulillah, silaturahmi dengan kader-kader Demokrat sudah kita lakukan sampai Pulau Sumbawa. Ini bagian dari ikhtiar menjaga kebersamaan dan kekuatan partai,” ujar Gema, Minggu (18/5).
Menurutnya, partai politik tidak cukup hanya hadir saat momentum politik semata. Partai, kata dia, harus tetap hidup dan dekat dengan masyarakat dalam berbagai kondisi.
“Politik hari ini bergerak cepat. Partai harus tetap solid, tapi juga harus bisa mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan kedekatan dengan rakyat,” katanya.
Gema diketahui mulai menjadi loyalis Partai Demokrat sejak 2008 dan resmi menjadi kader pada 2022. Pengalaman panjang tersebut membuat dirinya cukup memahami dinamika politik, khususnya di NTB.
Ia menilai tantangan politik ke depan akan semakin dinamis. Karena itu, Demokrat NTB dinilai perlu memperkuat soliditas internal sekaligus menghadirkan pola komunikasi baru yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda.
Dalam berbagai pertemuan bersama kader dan pengurus partai, Gema dikenal aktif mendorong penguatan organisasi hingga tingkat bawah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan loyalitas kader sebagai fondasi utama partai.
Sejumlah kader menilai pendekatan yang dibangun Gema lebih banyak menitikberatkan pada komunikasi langsung dan kerja lapangan. Hal itu membuat dirinya cukup diterima di berbagai kalangan internal partai.
Dukungan terhadap Gema pun mulai mengalir dari sejumlah pengurus dan kader di daerah. Salah satunya datang dari Ketua DPC Demokrat Lombok Barat, Zain Darmat.
Menurut Zain, sosok Dr Gema bukanlah orang baru di lingkungan Partai Demokrat.
Ia menyebut Gema sudah lama dikenal sebagai loyalis sekaligus penggerak eksternal partai.
“Bang Doktor Gema sudah lama saya kenal sebagai Ketua PERADI Lotim. Belakangan saya juga mengetahui beliau merupakan Koordinator Majelis Zikir SBY. Artinya, beliau sudah lama menjadi loyalis Demokrat dan penggerak eksternal partai,” ujarnya.
Ia menilai secara organisatoris Gema merupakan sosok yang teruji, baik dari sisi integritas maupun kemampuan manajerial.
Selain itu, Demokrat NTB dinilai membutuhkan figur muda yang energik dan mampu menjembatani jalur sosial maupun politik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Saya berharap dengan dukungan kami ini, Bang Doktor Gema bersedia memberikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membesarkan Demokrat NTB,” katanya.
Zain juga menilai Gema merupakan figur yang mandiri secara ekonomi, sosial, dan politik. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting dalam membangun Demokrat NTB ke depan.
“Beliau orang yang merdeka secara ekonomi, sosial, dan politik. Itu yang membuat Demokrat NTB bisa benar-benar ber-GEMA,” tegasnya.
Terkait dukungan menuju Musda Demokrat NTB, Zain menyebut syarat minimal dukungan sebesar 20 persen suara pemilih disebut telah terlampaui.
“Dengan pengalaman dan komunikasi yang dimiliki Bang Doktor Gema, saat ini dukungan yang sudah terkumpul diperkirakan mencapai sekitar 30 persen dan saya yakin akan terus bertambah menjelang pra-Musda nanti,”Pungkasnya.(Red).







Discussion about this post