• Home
  • About
  • redaksi
  • Contact
Jumat, September 11, 2026
  • Login
www.halolombok.com
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
www.halolombok.com
No Result
View All Result
Home Daerah Mataram

Gubernur NTB: Kepercayaan Publik Penentu Masa Depan Media

sergapye@gmail.com by sergapye@gmail.com
Juli 25, 2026
in Mataram
0
Gubernur NTB: Kepercayaan Publik Penentu Masa Depan Media
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal) menegaskan bahwa kepercayaan publik menjadi penentu masa depan media di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan disrupsi digital. Di era banjir informasi saat ini, masyarakat semakin membutuhkan media yang mampu menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, berintegritas, sekaligus menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Pesan tersebut disampaikan Miq Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, saat membuka Konferensi Wilayah III Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Lantai VI Bank NTB Syariah, Mataram, Sabtu (25/7).

Konferwil III AMSI NTB dihadiri Koordinator Wilayah AMSI Bali Nusra I Nengah Muliartha, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Ahyar, perwakilan Kapolda NTB, perwakilan Danrem 162/Wira Bhakti, Ketua PWI NTB, Ketua SMSI NTB, Ketua IJTI NTB, pimpinan perusahaan media, pemimpin redaksi, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pandangan Miq Iqbal, tema Konferwil III AMSI NTB, “Media Butuh Gizi (MBG) di Era AI dan Disrupsi Digital”, telah menggambarkan tantangan nyata yang sedang dihadapi industri media. Namun, menurutnya, tema tersebut perlu diperkaya dengan semangat “Kolaborasi Digital, Keterbukaan, Media Pemersatu (KDKMP).”

Baginya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media tidak cukup hanya mampu beradaptasi dengan kecerdasan buatan dan disrupsi digital. Lebih dari itu, media harus membangun kolaborasi yang semakin kuat, mengedepankan keterbukaan, serta memperteguh perannya sebagai pemersatu bangsa. Dengan demikian, media tidak hanya mampu bertahan di tengah perubahan, tetapi juga menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama untuk tetap relevan dan memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan demokrasi.

Ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kualitas ekosistem media, bukan sebaliknya melahirkan persaingan yang saling melemahkan. Kolaborasi antarmedia, keterbukaan informasi, serta komitmen menghadirkan jurnalisme yang berkualitas diyakini akan memperkuat daya tahan industri media sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pers.

“Teknologi boleh terus berkembang, tetapi misi media tidak boleh berubah. Media harus semakin kolaboratif, semakin terbuka, dan tetap menjadi pemersatu bangsa. Dari situlah kepercayaan publik akan tumbuh,” tegas Miq Iqbal.

Ia mengapresiasi AMSI yang menjadikan penguatan bisnis media sebagai salah satu fokus pembahasan dalam Konferwil III. Menurutnya, perusahaan pers yang sehat merupakan fondasi lahirnya jurnalisme yang independen, profesional, dan berkualitas. Keberlanjutan bisnis media menjadi syarat penting agar pers mampu menjalankan fungsi edukasi, kontrol sosial, sekaligus menjadi rujukan informasi yang terpercaya di tengah derasnya arus informasi digital.

Miq Iqbal juga menilai Focus Group Discussion yang menjadi rangkaian Konferwil III AMSI merupakan ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah bersama menghadapi tantangan media digital. Menurutnya, kolaborasi antarpelaku media, pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun ekosistem pers yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh insan pers memperkuat ekosistem media yang sehat, menjaga kepercayaan publik melalui jurnalisme yang akurat, independen, dan beretika, serta membangun ruang informasi yang sehat sebagai fondasi demokrasi dan pembangunan daerah. Baginya, pemerintah dan pers bukanlah dua pihak yang saling berhadapan, melainkan mitra strategis yang memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, membangun ruang publik yang sehat, dan mengawal pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

“Pemerintah yang baik dan pers yang profesional memiliki fungsi yang berbeda, tetapi tujuan yang sama, yaitu menghadirkan informasi yang benar, membangun ruang publik yang sehat, dan menjaga kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Miq Iqbal secara resmi membuka Konferensi Wilayah III Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Nusa Tenggara Barat Tahun 2026.

Menutup sambutannya, Miq Iqbal menegaskan bahwa kecanggihan teknologi tidak akan pernah menggantikan nilai-nilai dasar jurnalisme. AI hanyalah instrumen yang membantu kerja media, sedangkan integritas, profesionalisme, independensi, dan etika tetap menjadi fondasi utama. Melalui semangat Kolaborasi Digital, Keterbukaan, Media Pemersatu (KDKMP), ia berharap media Indonesia semakin kokoh sebagai pilar demokrasi, memperkuat persatuan bangsa, serta terus menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama menghadapi setiap perubahan zaman, pungkasnya.*

Previous Post

NTB Percepat Revisi Tata Ruang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi*

Next Post

Tutup Porprov XII, Gubernur Iqbal Ajak NTB Bersatu Menuju PON 2028

Related Posts

Dibidik KPK Pejabat NTB  Mulai  Gusar, Siapa Menyusul Bupati Lombok Barat ke Gedung Bundar
Mataram

Dibidik KPK Pejabat NTB Mulai Gusar, Siapa Menyusul Bupati Lombok Barat ke Gedung Bundar

September 11, 2026
Penguatan Organisasi, PWI NTB Gelar OKK dan Uji Kompetensi 54 Jurnalis
Mataram

Penguatan Organisasi, PWI NTB Gelar OKK dan Uji Kompetensi 54 Jurnalis

September 10, 2026
Gubernur Perintahkan APBD-P 202
Mataram

Gubernur Perintahkan APBD-P 202

September 8, 2026
Jangan Tunggu Anak Menjadi Stunting
Mataram

Jangan Tunggu Anak Menjadi Stunting

September 7, 2026
Patroli Rinjani Presisi, URC PUMA Jatanras Polda NTB Perkuat Pengamanan di Sejumlah Titik Rawan Mataram
Mataram

Patroli Rinjani Presisi, URC PUMA Jatanras Polda NTB Perkuat Pengamanan di Sejumlah Titik Rawan Mataram

September 7, 2026
Jelang MotoGP 2026, Puma Jatanras Polda NTB Petakan Titik Rawan menuju Kawasan Sirkuit dan KEK Mandalika
Mataram

Jelang MotoGP 2026, Puma Jatanras Polda NTB Petakan Titik Rawan menuju Kawasan Sirkuit dan KEK Mandalika

September 6, 2026
Next Post
Tutup Porprov XII, Gubernur Iqbal Ajak NTB Bersatu Menuju PON 2028

Tutup Porprov XII, Gubernur Iqbal Ajak NTB Bersatu Menuju PON 2028

Discussion about this post

Browse by Category

  • Apps
  • Bima
  • Business
  • Daerah
  • Dompu
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Lombok Barat
  • Lombok Tengah
  • Lombok Timur
  • Lombok Utara
  • Mataram
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Sumbawa
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • About
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.halolombok.com - copyright

No Result
View All Result

© 2024 www.halolombok.com - copyright

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In