Selong halolombok —Nasib apes dialami Pelajar 14 Tahun, tubuhnya hingga berita untuk ini dimuat belum ditemukan setelah ditelan ombak saat bermain di Pantai Komalasari Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur (4/9)..Hingga kini Basarnas dan Polairud Masih Lakukan Pencarian
Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Iptu Lalu Rusmalahadi korban dilaporkan hanyut setelah diterjang gelombang saat mandi bersama sejumlah temannya di Pantai Komala Sari, Dusun Bagek Kembang, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 07.51 Wiama
Pelajar SMP diketahui berinisial SA, warga Dusun Toron, Desa Kerumut, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.
Saat itu korban bersama sekitar 11 orang rekannya berangkat menuju Pantai Komala Sari dengan berjalan kaki sekitar pukul 06.00 Wita. Setibanya di lokasi sekitar pukul 06.30 Wita, korban bersama teman-temannya kemudian mandi di pantai.
Saat mandi dan bermain berikut nya sekitar 20 menit kemudian, datang gelombang besar yang menerjang .korban digulung ombak besar sementara teman temannya yang lain berhasil menyelamatkan diri dan baik ke daratan.
Diketahui dua pelajar lainnya sempat terbawa gelombang berhasil menyelamatkan diri, masing-masing MF (14), warga Dusun Aik Sepolong, Desa Pohgading Timur, dan FR (13), warga Dusun Bagek Gaet, Desa Pohgading Timur.
Mendapat laporan, Polsek Pringgabaya berkoordinasi dengan Basarnas melalui Pos SAR Gunung Malang serta Satuan Polairud Polres Lombok Timur.
Hingga saat ini, tim Basarnas bersama personel Polairud Polres Lombok Timur masih melakukan upaya pencarian terhadap korban hanyut. Pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan tetap memperhatikan kondisi gelombang dan keselamatan personel di lapangan.
Kapolsek Pringgabaya AKP Wiwin membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa proses pencarian korban masih berlangsung.
“Pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan para orang tua, agar tidak mandi atau berenang di laut apabila kondisi gelombang sedang tinggi,” ujarnya.
Rusmaladi mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di wilayah pesisir.
Orang tua diimbau untuk mengawasi anak-anak. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau melihat kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Polri 110, layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan atau informasi kepada kepolisian,” imbaunya.
Polres Lombok Timur bersama Basarnas dan Polairud masih melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel. “Semoga korban segera ditemukan ” ujar keluarga korban.(hl)








Discussion about this post