Mataram –Pemerintah Provinsi NTB terus bergerak maju! Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), secara tegas mendorong RSUP NTB untuk melakukan transformasi menyeluruh. Tujuannya satu: menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, modern, responsif, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat NTB.
Sesuai arahan Bapak Gubernur, rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan gedung yang besar. “Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, manusiawi, nyaman, dan memberi kepastian,” tegasnya.
Lalu, apa saja gebrakan transformasi yang sedang disiapkan oleh RSUP NTB di bawah arahan Direktur drg. H. Asrul Sani, M.Kes.?
Optimalisasi Pelayanan Klinis:
Redistribusi Kapasitas: Penataan tempat tidur layanan anak (pediatri) untuk mengurai kepadatan di IGD.
Dual-Track Pathway: Pemisahan jalur pasien infeksius & non-infeksius sejak pintu masuk untuk tekan risiko penularan dan percepat response time di bawah 6 jam!
Penguatan Layanan Kritis: Peningkatan fasilitas ICU dan sistem monitoring untuk menekan angka mortalitas.
Akselerasi Digitalisasi:
Penerapan pendaftaran online, rekam medis elektronik, manajemen antrean, hingga dashboard real-time agar keputusan medis lebih cepat dan akurat. Data RS juga akan disinkronkan langsung dengan Kemenkes!
Perhatian Penuh untuk Tenaga Kesehatan (Nakes):
Kualitas layanan berawal dari Nakes yang sejahtera. Pemprov NTB mendorong pengadaan ruang istirahat, sarana olahraga, hingga penitipan anak (*day care*) bagi para Nakes, serta penguatan sistem ambulans profesional.
Kemandirian Fiskal:
Menuju kondisi zero utang, mengurangi ketergantungan subsidi APBD, dan membangun tata kelola yang mandiri serta berkelanjutan.
Langkah ini adalah wujud nyata komitmen RSUP NTB untuk bertransformasi tidak hanya secara internal, tapi langsung berorientasi pada kebutuhan masyarakat.*








Discussion about this post