• Home
  • About
  • redaksi
  • Contact
Jumat, April 24, 2026
  • Login
www.halolombok.com
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
www.halolombok.com
No Result
View All Result
Home Daerah Mataram

DPRD NTB Minta Tekan NPL dibawah 10 Persen

halo lombok by halo lombok
Maret 10, 2026
in Mataram
0
DPRD NTB Minta Tekan NPL dibawah 10 Persen
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram – Pengurus PT BPR NTB baru dinanti kinerja dan inovasi. Diantaranya Pekerjaan Rumah (PR) bagi pengurus baru harus diselesaikan yakni terkait besarnya kredit macet atau Non Performing Loan (NPL).

Kredit macet atau NPL PT BPR NTB masih tercatat 14,35 persen. Ini masih jauh dari kriteria ideal 5 persen.

Ketua Komisi III bidang BUMD dan Perbankan DPRD NTB Sambirang Ahmadi mengatakan, pihaknya meminta kepada pengurus baru PT BPR NTB agar kredit macet atau NPL ditekan serendah-rendahnya. Minimal di bawah 10 persen.

” NPL harus ditekan serendah-rendahnya. Minimal dibawah 10 persen,” kata politisi PKS tersebut, kemarin.

Dia menegaskan bahwa pengurus baru PT BPR harus bekerja keras menurunkan kredit macet sampai ke bawah 10 persen. Atau minimal sesuai dengan target Gubenur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang memasang target kredit macet atau NPL PT BPR NTB pada kisaran 8-9 persen.

” Target Gubernur yang belum terpenuhi sampai sekarang yakni menekan jadi 8-9 persen. Apalagi kalau bisa mencapai angka ideal 5 persen. Itu lebih bagus lagi,” ungkapnya.

Menurutnya, Angka kredit macet atau NPL PT BPR yang masih menyentuh angka dua digit masih jauh dari standar aman Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK dan Bank Indonesia (BI) menetapkan batas aman NPL (bruto) maksimal adalah 5 persen.

” Dan itu dianggap sehat dan terkendali,” imbuhnya.

Sedangkan jika itu sudah menyentuh dua digit, yaitu di atas 10 persen dan seterusnya, kondisi itu mencerminkan kualitas kredit dalam kondisi “lampu merah” atau tidak sehat.

Menurutnya, tingginya angka kredit macet atau NPL sangat merugikan perusahaan. Selain berpengaruh terhadap keuntungan, kredit macet yang tinggi bisa mempengaruhi kinerja keuangan.

Kredit macet atau NPL yang terlampau besar bisa berdampak ke arus cash flow perusahaan.

“Kalau ini dibiarkan terus bisa berbahaya terhadap profil perusahaan ke depannya,” tandasnya.*

Previous Post

Pemprov NTB–ID FOOD Teken MOU Industri Yam Terintegrasi Rp. 1,2 Triliun di Sumbawa

Next Post

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Related Posts

Kejaksaan Endus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku SD di Lombok Timur
Mataram

Kejaksaan Endus Dugaan Korupsi Pengadaan Buku SD di Lombok Timur

April 23, 2026
Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026
Mataram

Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026

April 23, 2026
Pemprov NTB Sebut Lansia Bukan Beban Tapi Aset Sosial dan Kompas Moral Generasi Muda
Mataram

Pemprov NTB Sebut Lansia Bukan Beban Tapi Aset Sosial dan Kompas Moral Generasi Muda

April 22, 2026
Sampaikan LKPJ 2025 di Sidang DPRD NTB, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah
Mataram

Sampaikan LKPJ 2025 di Sidang DPRD NTB, Gubernur Tekankan Kerja Kolektif Hadapi Tantangan Daerah

April 22, 2026
PWI NTB Terima Audiensi Dekan dan Mahasiswa FISIPol Universitas 45 Mataram
Mataram

PWI NTB Terima Audiensi Dekan dan Mahasiswa FISIPol Universitas 45 Mataram

April 22, 2026
Enam Terdakwa Kasus Chromebook Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara
Mataram

Enam Terdakwa Kasus Chromebook Dituntut Hingga 8 Tahun Penjara

April 21, 2026
Next Post
Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Discussion about this post

Browse by Category

  • Apps
  • Bima
  • Business
  • Daerah
  • Dompu
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Lombok Barat
  • Lombok Tengah
  • Lombok Timur
  • Lombok Utara
  • Mataram
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Sumbawa
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • About
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.halolombok.com - copyright

No Result
View All Result

© 2024 www.halolombok.com - copyright

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In