Selong —Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Lombok Timur bersama tim menggelar Oprasi Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal.di dua Kecamatan yakni wilayah Kecamatan Pringgabaya dan Kecamatan Wanasaba pada Rabu 8 Juli 2026.
Operasi ini dilakukan terkait maraknya peredaran barang ilegal berupa rokok non cukai dan sejenisnya yang merugikan ke uangan daerah. Tindak lanjut operasi ini mengacu pada 1. Undang-undang nomor 39 tahun 2007 Tentang Cukai.
2. Surat keputusan Bupati Lombok Timur Nomor : 100.3.3.2/ 264/ PolPP/2025 tentang pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Kab.Lotim Tahun Anggaran 2026
3. Surat Perintah Nomor 800.1.11.1/248/PolPP/202
Kasat Pol PP Lombok Timur, : Drs. Salmun Rahman, MM. didamping Sekdis Moh. Irwan Agus, S.Sos. kepada Radar Lombok di Selong mengatakan, operasi berlangsung dari pukul 08.00 sampai selesai. Puluhan personil diterjunkan dalam operasi tersebut.
Disebutkan dalam operasi ini berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, untuk Kecamatan Pringgabaya ditemukan rokok ilegal sejumlah 3.920 Batang dan Tembakau iris sebanyak 870 Gram
Sementara di wilayah Kecamatan Wanasaba ditemukan barang bukti jenis rokok ilegal yang disita sebanyak 56.884 Batang. ” Total Keseluruhan 60.804 Batang rokok ilegal dan 870 Gram tembakau iris,”ujar Salmun.
Selain menyita ratusan batang rokok ilegal, kasat Pol PP bersama tim memberi pemahaman dan edukasi kepada masyarakat yang menjual tembakau iris kemasan dan rokok polos/batangan agar lebih teliti dan tidak menjual rokok ilegal.
Penyidik Bea Cukai yang terlibat dalam operasi memberi surat Penyitaan Barang Bukti khusus tembakau Iris (TIS), Sigaret Keretek Tangan ( SKT) dan Sigaret Keretek Mesin ( SKM) yang tidak dilekati pita cukai tembakau.
selanjutnya kasus baru pertama kali untuk disita belum diproses hukum karena masih dalam himbauan sekaligus sosialisasi langsung sebagai pembinaan. Terhadap barang kena cukai (BKC) ilegal sesuai Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai diberi pembinaan dan penyitaan oleh Penyidik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Mataram bersama Tim Operasi Penegakan Hukum Cukai Tembakau Kab. Lombok Timur.
Gempur rokok ilegal ini langsung di pimpin Kasat Pol PP bersama Sekertaris nya Muhamad Irwan Agus, S.Sos
Kabid Per-UU ( Herman Hadi Rustaman, S Adm, Kasi Pemwasluh (Saufi, S AP)
Kasi Penyidikan (Abdul Kalam,S.Sos)
Kasi Kerjasama ( Zainudin, S.Adm)
-Kasi Pelatihan Dasar (Saharuddin, S.Adm)
Kasubag Keuangan (Agus Abdul Choliq, SE.M.M)
Komando Distrik Militer 1615/Lombok Timur (Muhamad Juanda Silatul R, Muhamad Zakaria, Dedi Ahmad Sutarji), Polres Lombok Timur (Imam Triyana S, L. Hendri Kurniawan dan Didi Kurniadi,S), Kejaksaan Negeri Selong ( Fardita Hutomo Putra, S.S.H, Raden Rio Riansyah H, SH, -PTI ( Angga Yudi Pranata)
Bea cukai Prov. Mataram Lalu Maulana Firdaus Kukuh, Muhamad Rasyidi, Alvin Deny Setyawan, Fadhilah Amin, Muhamad Ahlul Irfan dan Nanda Haoval, Danru (Kaswadi) beserta Anggota pleton 3 dan
Staf Per-UU.
Sebelum operasi digelar lanjutnya terlebih dahulu dilakukan breiping persiapan disampaikan oleh Kabid Per-UU , Herman Hadi Rustaman, S.Adm, sekaligus memberikan arahan dan diharapkan bagi seluruh yg terlibat dalam operasi ini agar tidak melakukan tindakan sendiri-sendiri karena operasi ini merupakan operasi mengedepankan sikap humanis serta mengutamakan faktor keselamatan
Operasi ini sekaligus pembelajaran untuk masyarakat agar tidak menjual barang yang dikatagorikan ilegal kena cukai. ‘Tim melaksanakan operasi berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2007, “”tandasnya.







Discussion about this post