Mataram halolombok— Aksi bersih Pantai Tanjung Karang dalam rangka peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra Kota Mataram berlangsung dengan antusiasme tinggi.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram Abd Rachman, mengatakan ada dua kegiatan dari pagi yakni bersih-bersih sampah di pantai Tajung Karang dan pembagian sembako untuk para petugas operator roda tiga di tingkat lingkungan dengan total ada 325 petugas operator mereka merupakan pahlawan kebersihan di Kota Mataram. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dalam rangka HUT ke-18 partai. “Ini adalah instruksi langsung dari Ketua Umum kami, Bapak Haji Prabowo Subianto, yang juga Presiden Republik Indonesia. Dalam rangka ulang tahun Partai Gerindra ke-18, kami diminta membantu saudara-saudara kita dengan menyalurkan sembako,” ujarnya, Jumat lalu saat puncak peringatan HUT Partai Gerindra.
Ia menegaskan, penerima bantuan kali ini secara khusus adalah para operator kebersihan lingkungan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan Kota Mataram.“Sembako ini kami berikan kepada saudara-saudara kita yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk menjaga kebersihan kota. Mereka adalah pahlawan kebersihan, orang-orang yang membuat Kota Mataram tetap bersih dan asri,” katanya.
Rachman menyebut, kepedulian terhadap para petugas kebersihan sejalan dengan semangat Gerindra yang ingin terus hadir dan berdampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui program politik, tetapi juga aksi sosial. “Kami ingin HUT Gerindra tidak sekadar seremoni, tetapi diisi dengan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
“Ini bentuk penghargaan kami kepada para petugas kebersihan, para pahlawan kota yang setiap hari bekerja menjaga lingkungan kita tetap bersih,” pungkasnya.
Ketua Panitia HUT ke-18 Gerindra Kota Mataram Herman, menyebut jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendekati seribu orang.“Hari ini yang turun hampir seribuan orang. Seluruh kader, pengurus, dan simpatisan Gerindra se-Kota Mataram. Allhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan kita lihat sendiri di lapangan sudah ratusan karung sampah yang berhasil dikumpulkan,” ujar, Jumat lalu saat puncak perayaan HUT ke-18 Tahun.
Ia menegaskan, besarnya volume sampah yang terkumpul menunjukkan persoalan kebersihan pantai harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama pemerintah daerah, agar ada solusi permanen dalam penanganan sampah di kawasan pesisir. ‘’PPantai Tanjung Karang ini punya sejarah panjang. Ini ikon pariwisata Kota Mataram. Di era 80–90-an, siapa yang tidak mengenal Tanjung Karang? Ini adalah awal dari pariwisata pantai di Kota Mataram,” katanya.
Menurut Herman, kondisi kebersihan pantai saat ini cukup memprihatinkan, padahal Kota Mataram hanya memiliki sekitar sembilan kilometer garis pantai yang seharusnya bisa dikelola secara optimal sebagai kawasan wisata.“Kita punya potensi pariwisata besar. Di dokumen perencanaan daerah, baik RPJPD maupun RPJMD, Kota Mataram sudah ditetapkan sebagai kota pariwisata. Akan ironis kalau objek wisata andalan seperti pantai justru kita biarkan kotor dan dipenuhi sampah,” tegasnya.
Ia menyebut, aksi bersih pantai ini menjadi salah satu cara Partai Gerindra untuk menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.“Kami ingin mengajak masyarakat, ayo sama-sama peduli terhadap kebersihan pantai kita. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait gerakan lingkungan asri, termasuk perhatian khusus terhadap kebersihan pantai di seluruh Indonesia. “Ini bagian dari aksi nyata menindaklanjuti arahan Bapak Presiden tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan asri,” katanya. (dir)








Discussion about this post