Selong halolombok– Komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu terus diperkuat melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati, MT kembali menyalurkan bantuan beasiswa PIP Tahun 2026 kepada ribuan pelajar sekolah dasar di Kabupaten Lombok Timur.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di SDN 3 Selagek, Kecamatan Terara, dan SDN 1 Kotaraja, Kecamatan Sikur, Senin (3/8).
Secara keseluruhan, puluhan ribu pelajar di Pulau Lombok menjadi penerima manfaat program tersebut, sementara khusus di Lombok Timur bantuan simbolis diserahkan kepada 280 siswa.
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD NTB Hj. Bq Isvie Rufaeda, Wakil Bupati Lombok Timur HM Edwin Hadiwijaya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur M. Nurul Wathoni, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kepala sekolah, serta para wali murid penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Sari Yuliati menegaskan bahwa PIP merupakan salah satu program strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
“Program PIP ini menyasar ribuan pelajar di Lombok Timur, termasuk yang hari ini saya serahkan secara simbolis kepada 280 pelajar. Ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Sari Yuliati.
Politisi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Pulau Lombok itu menegaskan perhatian terhadap dunia pendidikan di Lombok Timur tidak berhenti pada penyaluran beasiswa. Pihaknya juga berkomitmen mengawal kebutuhan pembangunan sektor pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah melalui pembahasan anggaran pemerintah pusat.
“Kami tetap mengikhtiarkan agar sekolah-sekolah di Lombok Timur mendapatkan program revitalisasi maupun bantuan beasiswa pada anggaran tahun 2027,” tegasnya.
Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan peserta didik hingga perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Kehadiran Wakil Ketua DPR RI di Lombok Timur juga dinilai menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan sektor pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Sari Yuliati terhadap dunia pendidikan di daerahnya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk bantuan beasiswa, tetapi juga peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kami berharap Ibu Sari Yuliati dapat terus mengawal aspirasi guru PPPK Paruh Waktu agar dapat meningkat statusnya menjadi PPPK Penuh Waktu,” harap Nurul Wathoni.
Menurutnya, program PIP telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena mampu membantu meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua.
Di sisi lain, dukungan terhadap program rehabilitasi dan revitalisasi sekolah juga diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Lombok Timur.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu siswa dan orang tua, sekaligus mempercepat perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di Lombok Timur,” pungkasnya. (Red).








Discussion about this post