• Home
  • About
  • redaksi
  • Contact
Selasa, September 22, 2026
  • Login
www.halolombok.com
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
www.halolombok.com
No Result
View All Result
Home Daerah Mataram

Rumahpun Bisa jadi Neraka yang Kejam

Goresan Pembunuhan Ibu Kandung yang Dijaring dari Media Sosial

sergapye@gmail.com by sergapye@gmail.com
Januari 27, 2026
in Mataram
0
Rumahpun Bisa jadi Neraka yang Kejam
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tragedi selalu bermula dari rumah, dari ruang yang seharusnya paling aman, paling sunyi, dan paling penuh kasih. Judul peristiwa ini terdengar seperti headline kriminal, tetapi sesungguhnya ia adalah gugatan moral: anak kandung membakar ibunya sendiri. Yeni Rudi Astuti seorang ibu dari Monjok Baru, Mataram, tidak mati oleh takdir, melainkan oleh keputusan. Ia dibungkam di rumahnya sendiri, dibekap oleh darah yang lahir dari rahimnya, lalu diangkut ke Sekotong,seolah kebenaran bisa dipindahkan, seolah dosa bisa disamarkan oleh jarak. Api menyala di Dusun Batu Leong, bau menyengat mengudara, dan seorang warga yang mengira itu sekadar sampah terbakar justru menemukan fakta paling menyakitkan: tubuh seorang ibu sedang dilenyapkan dari dunia.

Api itu bukan sekadar nyala, melainkan simbol. Ia adalah upaya menghapus jejak, membakar sejarah, dan memutus relasi paling purba antara ibu dan anak. Polisi menyebut namanya Bara Prima Rio, sebuah nama yang ironis,bara yang benar-benar membara, tetapi membakar ke arah yang salah. Setelah memastikan ibunya tak bernyawa, ia memilih api sebagai alibi. Ini bukan tindakan spontan; ini adalah kalkulasi dingin yang menunjukkan kesadaran, niat, dan keberanian untuk melanggar batas paling sakral dalam kemanusiaan. Di sinilah kejahatan bukan lagi sekadar kriminalitas, melainkan pengkhianatan terhadap asal-usul.

Motifnya, adalah sakit hati dan utang piutang, dua hal yang sering dianggap sepele, tetapi mampu menjadi dinamit jika bercampur dengan luka batin dan sejarah gelap. Rio adalah residivis narkoba, tetapi narkoba hanyalah gejala, bukan sebab. Yang lebih berbahaya adalah rasa kalah di hadapan hidup, rasa gagal yang tak menemukan bahasa selain kekerasan. Ironisnya, warga mengenalnya sebagai pribadi pendiam dan sopan. Namun justru di situlah pelajaran pahitnya: kesopanan tidak selalu berarti kedamaian, dan diam tidak selalu menandakan keutuhan jiwa. Amarah sering tumbuh paling subur di ruang sunyi yang tak pernah didengar.

Malam ini pelaku telah diamankan, tetapi tragedi ini tidak selesai di balik jeruji. Ia tinggal sebagai pertanyaan panjang bagi kita semua: bagaimana darah daging bisa berubah menjadi ancaman paling mematikan? Selamat jalan, Ibu Yeni. Hari itu adalah titikmu, gerbangmu, dan awal dari perjalanan lain yang tak lagi menyakitkan. Semoga cahaya menuntun langkahmu, semoga semesta memelukmu lebih lembut daripada dunia yang gagal menjagamu. Dan kepada kita yang ditinggalkan, semoga tragedi ini menjadi cermin,bahwa tanpa empati, tanpa keadilan batin, rumah pun bisa berubah menjadi neraka paling kejam.” ( Debu )

Previous Post

Mantapkan Operasi Keselamatan Rinjani 2026, Polda NTB Gelar Rakor Lintas Sektoral

Next Post

Laporan Keuangan BPKAD Pemerintah Provinsi NTB (14)

Related Posts

Kepala BKN: ASN NTB Harus Berpikir Baru, Melayani Baru
Mataram

Kepala BKN: ASN NTB Harus Berpikir Baru, Melayani Baru

September 21, 2026
Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Layanan Publik Dijaga di Tengah Tekanan Fiskal
Mataram

Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Layanan Publik Dijaga di Tengah Tekanan Fiskal

September 18, 2026
Amankan MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Siapkan Ribuan Personel dan Puluhan Pos Pengamanan
Mataram

Amankan MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Siapkan Ribuan Personel dan Puluhan Pos Pengamanan

September 17, 2026
SLB Negeri 3 Mataram Gelar  Penguatan Literasi-Numeras Fokus Tingkatkan Kompetensi Siswa
Mataram

SLB Negeri 3 Mataram Gelar Penguatan Literasi-Numeras Fokus Tingkatkan Kompetensi Siswa

September 15, 2026
Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan, Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati
Mataram

Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan, Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati

September 14, 2026
Gubernur: MotoGP Mandalika 2026: NTB Siap Lebih Baik, Lebih Berdampak
Mataram

Gubernur: MotoGP Mandalika 2026: NTB Siap Lebih Baik, Lebih Berdampak

September 14, 2026
Next Post
Laporan Keuangan BPKAD Pemerintah Provinsi NTB (14)

Laporan Keuangan BPKAD Pemerintah Provinsi NTB (14)

Discussion about this post

Browse by Category

  • Apps
  • Bima
  • Business
  • Daerah
  • Dompu
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Lombok Barat
  • Lombok Tengah
  • Lombok Timur
  • Lombok Utara
  • Mataram
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Sumbawa
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • About
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.halolombok.com - copyright

No Result
View All Result

© 2024 www.halolombok.com - copyright

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In