• Home
  • About
  • redaksi
  • Contact
Jumat, April 17, 2026
  • Login
www.halolombok.com
Advertisement
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Mataram
    • Lombok Timur
    • Lombok Barat
    • Lombok Tengah
    • Lombok Utara
    • Sumbawa
    • Bima
    • Dompu
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pendidikan
No Result
View All Result
www.halolombok.com
No Result
View All Result
Home Headline

Ketua Umum JMSI: Mutu Jurnalisme Prioritas Utama

halo lombok by halo lombok
November 26, 2025
in Headline, Nasional, News
0
Ketua Umum JMSI: Mutu Jurnalisme Prioritas Utama
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta halolombok— Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) memasuki babak baru dalam penguatan organisasi setelah Pengurus Pusat resmi dikukuhkan di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 25 November 2025. Momentum ini menjadi titik penting dalam pembenahan dan konsolidasi ekosistem media siber tanah air, terutama di tengah persaingan industri digital yang semakin cepat dan penuh tekanan.

Pada acara pengukuhan yang dihadiri para pimpinan media dari berbagai daerah, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menegaskan kembali komitmen organisasi untuk membangun industri pers yang lebih sehat, profesional, dan adaptif. Baginya, tantangan besar di era digital harus dijawab dengan langkah strategis yang terukur.
Di hadapan para pengurus yang baru dikukuhkan, Teguh menyampaikan pesan fundamental mengenai arah gerak JMSI. Ia mengingatkan bahwa transformasi digital tak boleh menggerus kualitas jurnalisme dan independensi redaksi.
“Kewajiban utama kita tetap memelihara mutu jurnalisme. Prinsip itu tidak boleh bergeser dalam situasi apa pun,” ucap Teguh dalam sambutannya.
Dalam penegasannya, Teguh menyoroti pentingnya penguatan fondasi kelembagaan media anggota. Menurutnya, perusahaan media harus mampu bertahan di tengah tekanan bisnis, kompetisi platform digital, dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Lebih dari sekadar menjaga keberlangsungan usaha, Teguh menekankan bahwa fondasi yang kokoh akan menghadirkan kepastian bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Stabilitas internal, menurutnya, berdampak langsung pada kualitas pemberitaan yang diterima publik.
“Saya berharap kita bisa menciptakan iklim usaha yang stabil sehingga perusahaan media tetap hidup dan wartawan merasa aman bekerja,” kata Teguh.
Seruan tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang hadir. Mereka menilai pengukuhan pengurus ini sebagai momentum untuk memperbarui strategi JMSI di tingkat nasional. Selain konsolidasi organisasi, penguatan tata kelola media siber menjadi poin yang beberapa kali disinggung dalam forum diskusi.
Pengukuhan ini bukan hanya seremoni formal. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah peserta mengajukan masukan mengenai arah kebijakan organisasi JMSI ke depan. Usulan mulai dari penataan regulasi, penguatan kapasitas media lokal, hingga meningkatkan peran JMSI dalam advokasi kebijakan publik berbasis data.
Teguh menyambut pandangan tersebut sebagai sinyal sehatnya dinamika organisasi.
“Gagasan yang muncul sangat menarik. Semuanya akan kita bahas lebih dalam sebagai bahan penguatan organisasi,” ujarnya.
Menurut Teguh, berbagai pikiran yang muncul menunjukkan bahwa anggota JMSI memiliki komitmen jangka panjang dalam pembangunan ekosistem media siber nasional. Ia menilai keterlibatan aktif anggota daerah sebagai kekuatan utama organisasi, khususnya dalam merespons isu-isu strategis yang berbeda di tiap wilayah.
Relasi Media Daerah dan Pemerintah: Pentingnya Keseimbangan
Dalam pemaparannya, Teguh sempat menyinggung persoalan hubungan media daerah dengan pemerintah daerah. Ia menilai bahwa sebagian besar kerja sama berjalan secara proporsional dan tetap memberi ruang bagi independensi redaksi.
Ia menegaskan bahwa kemitraan media dengan pemerintah tidak harus mengorbankan kebebasan editorial. Justru keseimbangan keduanya dibutuhkan untuk menghasilkan informasi publik yang akurat dan bertanggung jawab.
“Kemitraan tetap bisa berjalan tanpa mengurangi independensi. Yang penting ruang redaksi tetap bebas menentukan sikap,” tutur Teguh.
Pernyataan ini menggarisbawahi perhatian JMSI terhadap isu independensi, salah satu nilai utama yang terus diperjuangkan organisasi. Dalam konteks media daerah, isu ini menjadi tantangan tersendiri mengingat kuatnya interaksi antara media dan kebijakan lokal.
Di tengah perubahan ekosistem digital yang semakin cepat, JMSI dituntut untuk bergerak lebih terstruktur. Teguh mengingatkan bahwa organisasi harus mampu menjawab kompleksitas industri, mulai dari perkembangan teknologi distribusi informasi, kompetisi dengan platform global, hingga kerapuhan ekonomi media lokal.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan profesionalisme dalam bekerja.
“Dengan kerja bersama dan komitmen kuat, JMSI bisa menjadi penggerak penting dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik,” pungkasnya.***

Previous Post

Laporan BPKAD Pemerintah Provinsi NTB (35)

Next Post

JMSI NTB Minta Pengurus Pusat Berdayakan Anggota di Seluruh Indonesia

Related Posts

NTB Dorong Desa Berdaya, Mendes Siap Jadikan Model Nasional Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Nasional

NTB Dorong Desa Berdaya, Mendes Siap Jadikan Model Nasional Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Maret 11, 2026
Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif
Nasional

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Maret 10, 2026
Pemprov NTB–ID FOOD Teken MOU Industri Yam Terintegrasi Rp. 1,2 Triliun di Sumbawa
Nasional

Pemprov NTB–ID FOOD Teken MOU Industri Yam Terintegrasi Rp. 1,2 Triliun di Sumbawa

Maret 11, 2026
NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan kemiskinan
Nasional

NTB dan Kemensos Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Sosial dan kemiskinan

Maret 11, 2026
Cabuli Dua Santri, Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah Ditetapkan Sebagai Tersangka
Headline

Cabuli Dua Santri, Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Maret 3, 2026
Sambut Tahun Kuda 2026, Plaza Asia Sulap Perkantoran Jadi Episentrum Akulturasi Budaya Tionghoa-Betawi
Nasional

Sambut Tahun Kuda 2026, Plaza Asia Sulap Perkantoran Jadi Episentrum Akulturasi Budaya Tionghoa-Betawi

Maret 3, 2026
Next Post
JMSI NTB Minta Pengurus Pusat Berdayakan Anggota di Seluruh Indonesia

JMSI NTB Minta Pengurus Pusat Berdayakan Anggota di Seluruh Indonesia

Discussion about this post

Browse by Category

  • Apps
  • Bima
  • Business
  • Daerah
  • Dompu
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Headline
  • Health
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Lombok Barat
  • Lombok Tengah
  • Lombok Timur
  • Lombok Utara
  • Mataram
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Sumbawa
  • Tech
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • About
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2024 www.halolombok.com - copyright

No Result
View All Result

© 2024 www.halolombok.com - copyright

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In